Kondisi Lukman Niode Kritis

JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Lukman Niode, salah satu legenda hidup renang Indonesia sejak 11 April lalu dirawat di Ruma Sakit Pelni Jakarta. Lukman Niode dikhabarkan terindikasi penyakit Covid-19 dan kini kondisinya cukup kritis.

Segudang prestasi baik nasional maupun internasional sudah ditorehkan oleh pria berdarah Gorontalo kelahiran Jakarta, 21 Oktober 1963 itu. Lukman Niode merebut 10 medali emas PON IX 1977, 7 medali emas pada PON berikutnya 1981.

Prestasinya itu melambungkan nama Lukman dan ia pun menjadi salah satu andalan Indonesia di SEA Games 1977 di Kuala Lumpur, Malaysia. Di usianya yang baru 13 tahun, Lukman menyumbang 3 medali emas bagi kontingen Indonesia. Torehan 3 medali emas itu masih dilanjutkan Lukman Niode ketika terjun di SEA Games 1979 di Jakarta.

Bahkan pada SEA Games berikut 1981 di Manila, Filipina, Lukman Niode benar-benar mengamuk. Dia merebut 6 medali emas, 2 perak dan 1 perunggu. Pada Asian Games 1982 di New Delhi, India, Lukman hanya mampu merebut 1 medali perak dan 1 perunggu. Namun medali perak yang didapat Lukman di Asian Games X itu sangat fenomenal karena dia hanya kalah seperkian detik dari peraih medali emas, Sasekei Ito dari Jepang.

Lukman Niode juga menjadi wakil Indonesia di Olimpiade Los Angeles, AS 1984.Meski tak membawa pulang medali, Lukman berhasil memecahkan tiga rekornas miliknya.

Setelah pensiun dari kolam renang, Lukman tak meninggalkan secara total dunia yang membesarkan namanya itu. Ketika PB.PRSI dipimpin Rahardi Ramelan, Lukman menjadi pengurus inti.

Lukman Niode juga menjadi pengurus di Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat.  Mohon kiranya doa kesembuhan bagi Lukman Niode dari seluruh masyarakat Indonesia. TOR-08

 



source https://www.tribunolahraga.com/2020/04/17/olimpiade/kondisi-lukman-niode-kritis/

Lainnya

No comments:

Post a Comment

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *