Icuk Sugiarto: Pandemi Bukan Alasan Menghentikan Pembinaan Olahraga

SUKABUMI-(TribunOlahraga.com)

Sudah lebih dari satu tahun dunia termasuk Indonesia dihantam pandemi covid-19. Semua sektor kehidupan mulai dari sektor ekonomi, industri hingga olahraga terkena dampak dari adanya virus ini.

Semua kegiatan olahraga nyaris dibuat lumpuh. Namun legenda hidup bulutangkis Indonesia Icuk Sugiarto mengingatkan pandemi bukan alasan untuk menghentikan pembinaan olahraga.

“Justru olahraga harus mamou keluar dari kondisi buruk untuk bangkit agar tetap eksis. Ini tantangan bagi pembina olahraga di.tanah air kiranya berkreasi di tengah pandemi,”kata juara dunia 1983 itu di Icuk Sugiarto Tranning Camp (ISTC) Sukabumi, Jabar, Sabtu, (29/5/2021) malam.

Khusus para atlet Indonesia baik yang level lokal nasional.maupun internasional untuk tetap berlatih sebagaimana mestinya namun tetap memperhatikan prokes.ketat.

Dengan.tetap berlatih, lanjut Icuk, kemampuan untuk bersaing menggapai prestasi tinggi terasah dengan baik.”Dengan berlatih bersungguh-sungguh saja belum tentu juara apalagi tidak berlatih,”tambah Icuk yang kini mengelola Icuk Sugiarto Tranning Camp (ISTC) di kawasan Cisaat, Sukabumi Jabar ini.

Oleh karenanya juara Piala Dunia 1986 dan 1987 itu berpesan.kepada atlet pelatnas Indonesia baik.yang masih berjuang ataupun yang sudah lolos ke Olimpiade Tokyo semakin meningkatkan kesungguhannya berlatih. Jangan kondisi pandemi melemahkan semangat berlatih mereka.

“Justru mereka canangkan tekad besar bahwa ini kesempatan saya untuk menjadi juara. Saya tetap berlatih lebih keras dari lawan yang barangkali persiapannya tidak maksimal karena pandemi”tambah mantan Ketua Pengda (Pengprov) PBSI DKI Jakarta itu.

Ayah tiga anak dari buah perkawinannya dengan wanita asal Medan yang juga pemain bulutangkis, Nina Yaroh itu lebih jauh mengatakan, kondisi pandemi ini bisa dijadikan cermin untuk melihat mana petinggi pengurus cabang olahraga (PB/PP) yang benar-benar punya komitmen membina atlet dan mana yang tidak.

“Artinya begini mana pengurus dalan hal ini.ketua umum yang hanya mengandalkan dana pemerintah ketika cabornya diminta untuk persiapan multi even internasional seperti tahun ini saja ada dua yakni.Olimpiade Tokyo dan SEA Games Vietnam,”tandasnya.

=PON Papua=
Terkait PON ke-20 di Papua, Icuk.yang juga pengurus inti KONI Pusat bidang Kesejahteraan Pelaku Olahraga (Jaspelor), menghimbau kepada seluruh elemen bangsa ini untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan pesta olahraga nasional empat tahunan di bumi Cenderawasih itu.

“Memang PON kali ini berlangsung di tengah.kondisi pandemi. Tetapi hal itu jangan sampai mengurangi semangat PON itu sendiri yakni sebagai titik.kulminasi pembinaan olahraga secara nasional dalam kurung waktu empat rahun. Karena hasil PON ini merupakan cerminan prestasi olahraga Indonesia ke depan,”tutur mantan Staf Khusus Menpora Adhyaksa Dault ini.TOR-08



source https://www.tribunolahraga.com/2021/06/01/7/67519/

Lainnya

No comments:

Post a Comment

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *