Dua Tim Indonesia Gagal Lolos ke Semifinal Margaret Bourke Invitational Online Teams
Laporan Bert Toar Polii (Jakarta)
Dua tim Indonesia diundang untuk mengikuti Margaret Bourke Invitational Online Teams yang digelar oleh Federasi Bridge Aistralia pada tanggal 1-3 Oktober gagal melaju ke babak semi final.
Sebenarnya tim JKT (INDONESIA): Taufik Asbi, Lusje Bojoh, Julius A George, Robert Parasian, Kristina W Murniati, Julita GJ Tueje berpeluang lolos ke babak semi Final karena sampai session ke 6 dari rencana babak penyisihan tim JKT berada di peringkat dua.
Sayang sekali tim JKT yang juga adalah tim nasional mixed yang akan mewakili Indonesia pada Seleksi Asia Pasific Bridge Federation untuk memilih 3 tim mixed dari Zone VI yang akan berlaga di World Team Championship 2021 yang akan digelar di Salsomagiore, Italia pada April 2022 kalah pada dua session terakhir.
Mereka kalah dari Tim Thomson dengan para pemain Ben Thompson – Renee Cooper – Phil Markey – Joe Haffer dari Australia . Tim ini kemudian keluar sebagai juara babak penyisihan.
Session terakhir mereka kalah lagi dari Japan Senior sehingga harus puas berakhir di peringkat delapan.
Tim semi finalis lainnya adalah New Zealand Mixed dengan pemain Barry Jones, Jenny Millington, Blair Fisher, Liz Fisher, Sam Simpson, Jo Simpson, Tim Asthon dari Australia dengan para pemain Sophie Ashton, Sartaj Hans, Maurits van der Vlugt, Avi Kanetkar, Dave Wiltshire, Ellena Moskovsky dan Tim Cornell dari New Zealand yang diperkuat para pemain nasionalnya Michael Cornell, Ashley Bach, Peter Newell, Martin Reid
Dengan hasil ini tidak pemain luar Australia dan Selandia Baru yang lolos. Peringkat terbaik negara dari luar Australia dan NZ adalah Japan Senior (6), JKT (8) dan Thailand (10).
Margaret Bourke Invitational Online Teams diikuti 30 tim undangan dimana para pemain berasal dari South Africa, Ireland, USA, Japan, Korea, Indonesia, Thailand, Australia and NZ.
Turnamen ini diadakan untuk Margareth Bourke seorang pemain Wanita terkenal dari Australia yang meninggal pada tanggal 6 Agustus 2021.
Selain JKT, tim senior Indonesia yang diperkuat para pemain Bambang Hartono, M Apin Nurhalim, Giovani Watulingas,Rustam Effendy, Tanudjan Sugiarto, Bert Toar Polii (PC) juga gagal ke semi final hanya menempati peringkat 18 dari 30 tim peserta.
Dari perhitungan datum score pasangan penulis dan Tanudjan Sugiarto meraih peringkat 20 teratas untuk pemain dari Indonesia. Lusje Bojoh/Taufik Asbi peringkat 23 disusul Joice Tueje/Robert Tobing peringkat 24.Pertandingan menggunakan platform RealBridge diawali dengan babak penyisihan Swiss 8 session @12 board pada tanggal 1 dan 2 Oktober 2021.
4 tim terbaik akan bermain di Semi Final dan Final dengan sistim Knock-out pada tanggal 3 Oktober 2021.Regu-regu sisanya terus bertanding di babak consolation pada hari yang sama memperebutkan Ted Chadwick Cup.
Kepada para pemenang disediakan hadiah sebagai berikut : Winning team $2000, 2nd $800, 3rd $500, 4th $400 Winner Ted Chadwick Cup $700, 2nd $300.
Jadwal Ted Chadwick Cup besok dimulai pukul 07.00 WIB memainkan 6 session sistim Swiss @ 8 board.

No comments:
Post a Comment